Sabtu, 01 Juni 2013
Nirkabel
Jaringan nirkabel (Inggris: wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem [[komputer] tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Pada tahun 1970 Norman Abramson, seorang profesor di University of Hawaii, mengembangkan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet, menggunakan biaya rendah seperti ham-radio. Dengan bi-directional topologi bintang, sistem komputer yang terhubung tujuh ditempatkan lebih dari empat pulau untuk berkomunikasi dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa menggunakan saluran telepon.
"Pada tahun 1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan makalah di Proceedings IEEE pelaporan percobaan jaringan area lokal nirkabel menggunakan komunikasi infra merah disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun 1980, P. Ferrert melaporkan percobaan penerapan kode satu radio spread spectrum untuk komunikasi di terminal nirkabel IEEE Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada tahun 1984, perbandingan antara infra merah dan CDMA spread spectrum untuk komunikasi jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan oleh IEEE Kaveh Pahlavan di Jaringan Komputer Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE Communication Society Magazine. Pada bulan Mei 1985, upaya Marcus memimpin FCC untuk mengumumkan ISM band eksperimental untuk aplikasi komersial teknologi spread spectrum. Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan sistem PBX nirkabel kode menggunakan Division Multiple Access. Upaya-upaya ini mendorong kegiatan industri yang signifikan dalam pengembangan dari generasi baru dari jaringan area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama diskusi di radio portabel dan mobile industri.
Generasi pertama dari modem data nirkabel dikembangkan pada awal 1980-an oleh operator radio amatir, yang sering disebut sebagai radio paket ini. Mereka menambahkan komunikasi data pita suara modem, dengan kecepatan data di bawah 9.600-bit / s, untuk yang sudah ada sistem radio jarak pendek, biasanya dalam dua meter band amatir. Generasi kedua modem nirkabel dikembangkan FCC segera setelah pengumuman di band eksperimental untuk non-militer penggunaan spektrum penyebaran teknologi. Modem ini memiliki kecepatan data yang diberikan atas perintah ratusan kbit / s. Generasi ketiga modem nirkabel ditujukan untuk kompatibilitas dengan LAN yang ada dengan data tingkat atas perintah Mbit / s. Beberapa perusahaan yang mengembangkan produk-produk generasi ketiga dengan kecepatan data diatas 1 Mbit / s dan beberapa produk sudah diumumkan oleh waktu pertama IEEE Workshop on Wireless LAN.
Selasa, 28 Mei 2013
TOPOLOGI JARING
Hey alles..
Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua...
Soo CHECK THIS ..!!
Topologi Jaringan
Captive portal dapat di terapkan pada
jenis topologi jaringan apapun,namun perancangan topologi jaringan akan sangat
membantu dalam pelaksanaan operasional captive portal. Misalnya dalam sebuah
jaringan computer terdapat dua jenis jaringan; jaringan berbasis nirkabel atau
wireless network dan jaringan berbasis kabel atau wired network, jika
ditentukan hanya user dari jaringan wireless yang memanfaatkan captive portal
maka jaringan kabel harus berada di belakang trafik captive portal sedangkan
jaringan wireless sebaliknya harus berada di depan captive portal atau semua
trafik harus melalui captive portal gateway.
Berikut ini contoh topologi yang dapat
digunakan untuk manajemen pengguna berbasis captive portal yang sederhana :
untuk jaringan yang lebih komplek dapat digambarkan dengan
gambar berikut ini…
Perancangan User Interface
Setiap captive portal menyediakan user
interface standar yang dapat digunakan tanpa harus melakukan perubahan. Namun
walau demikian administrator dapat melakukan perubahan-perubahan seperlunya
sesuai dengan kondisi pengguna.
Halaman login pengguna dapat di rubah
sesuai dengan kebutuhan atau dengan memperhatikan kenyamanan pengguna jaringan
wireless. Kendatipun halaman loginstandar sudah cukup user friendly namun belum
tentu sesuai dengan kondisi user di tempat implementasi.
Sebagaimana kita ketahui manusia
merupakan factor utama yang harusdiperhatikan dalam hal melakukan perancangan
antarmuka pengguna. Pada umumnya captive portal di produksi oleh produsen atau
komunitas luar negeri, sehingga
belum tentu sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.
belum tentu sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.
Bahasa juga menjadi factor penting dalam
kenyamanan pengguna. Secara asali atau default bahasa yang digunakan
adalah bahasa inggris, tentu akan lebih baik jika diganti menjadi bahasa
Indonesia sehingga lebih user friendly.
Halaman persetujuan tentu harus dirubah
karena persetujuan antar penyedia layanan wireless network tentu berbeda. Untuk
itu kita perlu sesuaikan perjanjian atau persetujuan untuk user yang hendak
menggunakan jaringan wireless tersebut.
Berikut ini contoh halaman login
sebagaimana di implementasikan di air marshal:
Evaluasi
Untuk melakukan evaluasi kenyamanan bagi
pengguna, dapat kita buat sebuah kuesioner yang menanyakan tentang kenyamanan
pengguna. Kuesioner ini dapat di berikan secar online melalui halaman yang
disuguhkan ketika user melakukan sambungan ke jaringan wireless untuk kali
kedua atau seterusnya.
Evaluasi
Untuk melakukan evaluasi kenyamanan bagi
pengguna, dapat kita buat sebuah
kuesioner yang menanyakan tentang kenyamanan pengguna. Kuesioner ini dapat di
berikan secar online melalui halaman yang disuguhkan ketika user melakukan
sambungan ke jaringan wireless untuk kali kedua atau seterusnya.
kuesioner yang menanyakan tentang kenyamanan pengguna. Kuesioner ini dapat di
berikan secar online melalui halaman yang disuguhkan ketika user melakukan
sambungan ke jaringan wireless untuk kali kedua atau seterusnya.
Jawaban kuesioner tersebut dapat disimpan
langsung di database. Sehingga Administrator dapat mengambil hasilnya
sewaktu-waktu jika dibutuhkan atau setelahmencapai jumalht ertentu yang dapat
mewakili jumlah pengguna wireless.
Langganan:
Postingan (Atom)